KOMPETISI
TOTAL PESERTA : 61
PESERTA AKTIF : 0
TOTAL FREKUENSI : 0
TOTAL VALUE : 0
GI AKTIF : 0
AVG ROI : %

Kilas Pasar Modal

Mingguan Kilas Pasar Modal dan Ekonomi 9-13 Oktober 2017

Kompetisi YNS, 16 October 2017

Pergerakan bursa saham global sepekan dipengaruhi beberapa sentimen antara lain:  

  • Amerika Serikat: Perombakan pajak yang diajukan oleh Presiden Donald Trump pada pekan lalu telah mendorong peningkatan optimisme di pasar saham AS. Trump dan Partai Republik di Kongres berharap untuk memberlakukan paket pemotongan pajak bagi perusahaan, usaha kecil dan individu sebelum Januari mendatang, dengan mengatakan bahwa pajak yang lebih rendah akan mendorong pertumbuhan ekonomi, lapangan pekerjaan dan upah. Beberapa pekan sebelumnya, Parlemen AS mengeluarkan sebuah resolusi anggaran untuk tahun fiskal 2018, yang membuka jalan bagi undang-undang reformasi pajak. Pada lain sisi, terdapat hasil notulen rapat the Fed bulan September yang menunjukkan bahwa anggota FOMC mengantisipasi perlambatan inflasi akan teratasi. Bank sentral optimistis pada akhirnya target inflasi 2% akan tercapai seiring pertumbuhan ekonomi yang sehat. Dengan sentimen tersebut, FOMC mengindikasikan kepastian adanya kenaikan suku bunga Fed Fund Rate sekali lagi pada tahun ini, yaitu pada Desember. Adapun pada September, FOMC menahan suku bunga dan mengumumkan rencana penurunan neraca mulai bulan Oktober.
  • Perkembangan outlook global: Rilis outlook IMF Oktober 2017 menunjukkan akumulasi kondisi pemulihan ekonomi yang mulai meluas dan penguatan pasar global telah mendorong stabilitas keuangan global terus membaik. Bank-bank sistemik dan perusahaan asuransi terus memperkuat ketahanannya dengan peningkatan modal hingga penyesuaian model bisnis dengan peraturan dan kondisi pasar yang dinamis. Selain itu, di pasar negara berkembang, arus modal rebound sehingga cost of financing rendah. Pada saat yang bersamaan, nilai tukar mata uang dan harga saham mengalami apresiasi pada tahun ini.
  • Kondisi terkini geopolitik Timur Tengah: Pasca pemboikotan Qatar oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir beberapa bulan lalu, Qatar membutuhkan pendanaan besar untuk menyelamatkan anggaran akibat merosotnya harga minyak. Qatar akan merilis obligasi global senilai USD9 miliar, sama seperti yang telah diterbitkan pada tahun 2016 lalu. Sebelumnya, keempat negara Timur Tengah telah memutuskan hubungan diplomatik dan rute transportasi dengan Qatar sejak 5 Juni 2017, kerena menuduh negara itu mendanai aksi terorisme. Sejak saat itu, perbankan di sejumlah negara Arab memboikot dan menghentikan aliran dana ke Qatar. Karena hal tersebut, Qatar mengarahkan radarnya ke calon investor dari kawasan Asia lain, termasuk Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

 

Perkembangan dari pasar saham domestik diantaranya sebagai berikut:

Perkembangan dari pasar saham domestik menunjukkan IHSG pada Jumat (13/10) ditutup naik 0,32% ke posisi 5.924,12 dari penutupan Jumat (6/10) pada level 5.905,38. Rata-rata nilai transaksi harian pada pekan lalu naik dibandingkan pekan sebelumnya, yakni menjadi Rp6,96 triliun dari Rp6,42 triliun. Sementara itu, investor asing mencatatkan net selling sebesar Rp1,37 triliun sepanjang pekan lalu. Secara akumulatif, investor asing membukukan net selling senilai Rp15,84 triliun sejak awal tahun. Rupiah berdasarkan kurs BI JISDOR melemah ke level Rp13.508/USD dari posisi pekan sebelumnya, yakni Rp13.485/USD.

Beberapa informasi ekonomi penting selama sepekan kemarin antara lain:

•       Cadangan devisa September naik menjadi USD129,4 miliar;

•       Peran swasta dalam proyek prioritas pemerintah mencapai 43%;

•       Penerbitan T-Bill untuk menunjang kebutuhan pemerintah;

•       Survei kegiatan dunia usaha kuartal III-2017 tercatat meningkat;

•       Perdagangan sawit menjadi fokus perundingan perdagangan Indonesia-Uni Eropa;

•       Kementerian PUPR menganggarkan Rp20 triliun untuk pembangunan Pulau Sumatera;

•       IMF menaikkan proyeksi ekonomi Indonesia tahun ini menjadi 5,2%;

•       Pemerintah terus meningkatkan efisiensi prosedur perizinan;

•       Kebijakan mengenai pajak online melalui toko & kurir;

•       Penerimaan bea dan cukai sudah mencapai Rp113 triliun;

•       Pemerintah meyakini divestasi Freeport selesai akhir 2017;

•       Dana haji akan digunakan untuk investasi langsung dan pembangunan infrastruktur.